Skip to main content

Posts

Menyimpan Berkas (file) ke Firebase Storage menggunakan Firebase Functions

Dear Pembaca Setia, Kali ini Penulis hendak berbagi pengalaman saat Penulis mengerjakan suatu projek yang mengharuskan untuk menyimpan berkas (image, file, etc) ke Firebase Storage menggunakan Firebase Functions. Informasi tentang Firebase Storage dapat diakses https://firebase.google.com/docs/storage . Dan informasi tentang Firebase Cloud Functions dapat diakses di https://firebase.google.com/docs/functions Firebase Storage menyediakan berbagai jalur akses ke layanannya: Android SDK, Web SDK, Admin SDK, dll. Karena pada projek ini Penulis bekerja dengan layanan Firebase Cloud Functions, maka jalur akses ke Firebase Storage mennggunakan Admin SDK. Langsung saja, berikut adalah contoh code yang digunakan oleh Penulis: const functions = require ( 'firebase-functions' ); const admin = require ( 'firebase-admin' ); exports.FileUpload = functions.https.onRequest( async (req, res) => { const imageExtension = req.body.ImageExtension; const imageDataUrl
Recent posts

CORS di Google Cloud Functions pada Firebase

Dear Pembaca Setia, Tepat pada saat Penulis menyelesaikan tutorial ini, Penulis menemukan informasi terkait issue CORS pada saat Angular mengakses Firestore. Ternyata informasi tersebut dapat diatasi dengan mudah menggunakan cara berikut: const cors = require ( 'cors' )({origin: true }); exports.sample = functions.https.onRequest( (req, res) => { cors(req, res, () => { res.send( 'Passed.' ); }); }); Sumber dari code diatas dapat ditemukan di github Informasi tentang Angular dapat ditemukan di https://angular.io/ Informasi tentang Firestore dapat ditemukan di https://firebase.google.com/docs/firestore Demikian tutorial kali ini, semoga bertemu kembali di episode berikutnya. Salam Koding

Javascript Lesson Learned: async bertemu dengan promises

Dear Pembaca setia, Saat ini admin mengalami pembelajaran unik terkait penggunaan teknik asynchronous di Javascript berupa Promises dan async, yang digunakan pada waktu bersamaan. Pada saat menulis di function yang menggunakan teknik async (function diawali dengan keyword async ), implementasi bersama Promises (nested code inside then()), nested code tersebut tidak dapat ditulis di pertengahan suatu barisan code. Promises nested code hanya bisa diletakkan di akhir dari suatu barisan code pada async function . Berikut tampilan contoh code nya    Demikian sharing kali ini, semoga bermanfaat dan dapat menginspirasi kita semua. Salam coding!

Cara mengeset Write Permission di Ubuntu 20.04

Dear Pembaca setia, Berikut penulis sampaikan bagaimana penulis membuat sebuah drive yang di-mount ke Ubuntu, agar dapat diakses (Read-Write) oleh non admin. Penulis dapatkan infonya di sini . Bila Pembaca sekalian penasaran dapat langsung ke meluncur ke link tersebut. Mount the drive Dan jalankan perintah ll /media/epasirula di terminal. Nanti akan terlihat nama drive nya. epasirula adalah nama user di komputer penulis Note ambil informasi S1T untuk di perintah berikutnya. Abaikan status yang lain.. :-P Change drive ownership to general group Dengan cara melakukan perintah sudo chgrp adm /media/epasirula/S1T S1T adalah nama drive yang muncul dari perintah ll /media/epasirula Change write permission Dengan cara melakukan perintah sudo chmod g+w /media/epasirula/S1T Demikian tutorial untuk kali ini. Terima kasih sudah berkenan mampir. Salam,

Menghapus Semua Containers & Images di docker

Dear Pembaca Setia, Berikut penulis sampaikan bagamiana cara untuk menghapus semua Container (dulu, baru) dan image yang ada di docker. Cara ini penulis dapatkan saat membutuhkan space di harddisk, karena sudah habis digunakan oleh docker runtime. Sumber didapatkan di sini . Langsung saja, berikut perintah yang digunakan di terminal - UNIX : Untuk menghapus semua container: docker rm -vf $(docker ps -a -q) Untuk menghapus semua image: docker rmi -f $(docker images -a -q) Demikian tutorial kali ini, semoga bermanfaat. Salam, Penulis

Install Ghost Blog di Raspberry Pi

Dear Pembaca Setia, Kali ini Penulis hendak berbagi pengalaman terkait instalasi Ghost Blog di Raspberry Pi. Penulis menggunakan Raspberry Pi 4b saat instalasi, namun Raspberry Pi 3b seharusnya sudah cukup. Tutorial kali ini menggunakan Docker untuk instalasi Ghost,